Nirmawati Syam
Rabu, 11 Maret 2015
Wahai Diri
Wahai diri
Jika memang kau mencintainya karena Allah
cintailah ia dengan cara yang benar
cintailah ia pada saat yang tepat
cintailah ia dengan sebenar-benarnya cinta
Wahai diri
Jika benar kau agungkan cinta suci
mampukan dirimu menjadi pemuda kahfi
terasing demi ridha Ilahi
Mampukan dirimu menjadi prajurit badar
Jadikan kekuranganmu sebagai kekuatan terbesar
Ya Rabb,
Aku tak akan lagi memaksakan diri
hanya untuk sebuah perasaan
Jika memang dia jiwa yang Kau pilihkan
berilah kami jalan
Jika memang dia takdir yang Kau tetapkan
Sampaikan rinduku dengan cara-Mu
Jika memang dia yang Kau siapkan untukku
Pantaskan aku untuknya dan pantaskan ia untukku
Ya Rabb,
Aku titipkan hati ini pada-Mu
Berikanlah pada orang yang namanya tertulis di Lauh Mahfudz
Berikanlah pada orang yang melabuhkan cintanya pada-Mu
Berikanlah padanya, seseorang yang ku pilih
Ya Rabb,
Jika memang dia bagus untukku, bagus untuk agamaku
Satukan kami dengan pita cinta-Mu
Jika dia memang penyempurna agamaku, pelengkap tulang rusukku, pengisi sela-sela jariku
Hadiahkan hatiku untuknya dan buatlah ia mencintaiku
Ya Rabb,
Jika ada dua pilihan dan diantaranya adalah dia
pilihkan dia untukku
Jika ada sepuluh pilihan dan diantaranya adalah dia
pilihkan dia untukku
Jika ada seratus pilihan dan diantaranya adalah dia
pilihkan dia untukku
Dan jika hanya ada satu pilihan namun tidak ada dia dalam pilihan itu
maka aku akan lapang menerima
sebagai bentuk pemberian terbesar-Mu
karena Engkaulah Yang Maha Tahu
karena Engkaulah yang menciptakanku
karena Engkaulah pemilik takdirku
karena Engkaulah yang memelihara diriku
Aku tak akan memaksakan hatiku pada yang bukan takdirku
karena yang benar-benar ku cinta hanya Kamu, Ya Rabb
Ya Rabb,
Aku masih berharap dialah kekasih halalku
yang kau siapkan khusus untukku
Aku memilihnya dengan sebuah keyakinan
Aku terima setiap ketetapan-Mu yang kau berikan
Aku terima segala suka dan duka yang menyertai
Ya Rabb,
Aku yakin takdir-Mu pasti
Aku yakin rencana-Mu sangat terukur
Aku yakin kehendak-Mu yang terbaik
Aku yakin setiap ketetapan-Mu tidak ada yang salah
Maka, aku pun harus yakin
Jika dia bukan jiwa yang Kau pilihkan untukku
akan ada jiwa lain yang lebih pantas untukku
untuk bertahta di hatiku
Ya Rabb,
Jika jodohku tak kau siapkan untukku di dunia ini sediakan untukku di surga-Mu nanti
Jika dengan menutup cinta ini membuat-Mu ridha kepadaku
Jika dengan melepas cinta ini membuat-Mu lebih dekat denganku
Maka, aku serahkan cintaku untuk-Mu
sebagai bentuk syukurku pada-Mu
sebagai bentuk cintaku pada-Mu
Ya Rabb,
Jika telah Kau pilihkan satu jiwa di dunia
buatlah aku mencintai pilihan yang Kau berikan
buatlah aku setia pada ketetapan yang Kau anugerahkan
buatlah aku amanah dengan setiap yang Kau titipkan
Ya Rabb,
Dengan segala kekuasaan-Mu
Dengan segala kekuatan-Mu
Dengan segala keagungan-Mu
Aku memohon kepada-Mu
Kuatkanlah hati ini saat ketetapan-Mu membuat hati ini terasa sempit
Tenangkan hati ini saat ketetapan-Mu membuat hati ini terasa berat
Sesungguhnya hanya dengan pertolongan-Mu,
diri ini bisa menjalani semua ketentuan-Mu
Ya Rabb,
Buatlah diriku mencintai-Mu lebih dari segala makhluk yang telah Engkau ciptakan
Buatlah diriku mencintai Rasulullah, karena Engkau pun mencintainya
Wahai diri,
Tak usah khawatir jika dia bukan jiwa yang dipilihkan-Nya untukmu
karena yang terbaik pasti akan terwujud
Hanya waktu yang akan menjadi saksi kekuasaan-Nya
Tak usah memaksakan jika kau memang bukan untuk dirinya
karena pasti dia bukan yang terbaik untukmu
Wahai diri,
Biarkan pahat-Nya yang mengukir takdir
Biarkan kuas-Nya yang melukis kisah manis
Biarkan tangan-Nya yang meramu
Semoga dia memang benar untuk dirimu
*Diambil dari @tausiyahku
Minggu, 12 Oktober 2014
MELIA PROPOLIS
Melia Propolis
Manfaat Melia Propolis sudah sangat dirasakan oleh
jutaan masyarakat di Indonesia. Melia Propolis telah terbukti membantu
penyembuhan berbagai macam penyakit, dari yang ringan sampai yang berat
terutama penyakit yang diakibatkan oleh virus, bakteri, dan jamur.
Keyakinan apa yang harus anda miliki
ketika mengkonsumsi Melia Propolis, yaitu keyakin bahwa setiap penyakit
yang Tuhan berikan kepada anda, pasti ada obatnya. bagi umat islam
tertera di Al-Qur’an Surat An-Nahl Ayat 68-69 yang bunyinya
“Akan Keluar Dari Perutnya Lebah Beraneka Warna, Padanya Ada Obat bagi Manusia…….Bagi Manusia yang Mau Berfikir”
Disitu disebutkan “akan keluar dari perutnya lebah…., ada 4 produk lebah yaitu: Madu, BeePolen, Royal Jelly, dan Propolis. Di akhir ayat bunyinya:… bagi manusia yang mau berfikir”,
para ahli ilmuwan dan kedokteran sudah meniliti tentang Propolis sejak
jaman dahulu sebelum masehi dan sekarang disimpulkan bahwa itu bukan
Madu yang mengandung zat Bioflovonoids, melainkan Propolislah yang
mengandung zat Bioflavonoids yang mampu membasmi virus, bakteri dan
jamur serta mampu memperbaiki kebocoran dan penyumbatan sel kapilari
(sel pembuluh darah) manusia yang terkecil.
Untuk mendapatkan Melia Propolis asli bisa hubungi kami Member dan Leader Aktif PT. Melia Sehat Sejahtera. Melia Propolis tidak pernah dijual bebas di apotek-apotek, toko-toko herbal, pasar, dsb. Tapi Melia
Propolis hanya bisa didapatkan melalui Member dan Leader Aktif PT. MSS
di stokist-stokist resmi dan kantor pusat PT. Melia Sehat sejahtera.
Hubungi Nirmawati ( Indni0369o)
085241591789
085241591789
75fbb752
Rabu, 17 September 2014
LAPORAN MAGANG 1 PGSD UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR

LAPORAN
KEGIATAN MAGANG
1
SD NEGERI ELE
Oleh
Nama : Nirmawati
Nim : 10540843713
PROGRAM STUDI
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS
KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS
MUHAMMADIYYAH MAKASSAR
AGUSTUS, 2014
LEMBAR
PENGESAHAN KEGIATAN MAGANG 1
Laporan Program Magang 1 oleh mahasiswa Universitas
Muhammadiyyah Makassar di SD Negeri 03 Ele, Tahun ajaran 2014/2015 dinyatakan
diterima dan disahkan
Yang melaksanakan kegiatan ini adalah :
Nama :
Nirmawati
NIM :
10540843713
Jurusan :
Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Program
Studi : Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)
Makassar, September 2014
Disahkan oleh,
Mengetahui
Kepala
Sekolah Dosen Pengampu
(Hj. St. Nadrah, S. Pd) (Drs. H. M.
Hanis Nur, M. Si)
NIP
: 196003231980122004
NIP : 194904211976031013
LEMBAR
PENILAIAN
Berdasarkan pengamatan dan laporan Program Magang 1
oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyyah Makassar
Nama
: Nirmawati
NIM : 10540843713
Jurusan : Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Program
Studi :Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)
Maka guru dan
dosen pembimbing memberikan nilai
A/B/C/D/E* (…….)
Makassar, 30 Agustus 2014
Mengetahui Dosen Pengampu
Kepala Sekolah
(Hj. St. Nadrah. S. Pd) (Drs. H. M.
Hanis Nur, M. Si)
NIP
: 196003231980122004 NIP
: 194904211976031013
)*Coret
yang tidak perlu
KATA PENGANTAR
Puji
syukur penulis pajatkan kehadiran Tuhan yang maha Esa yang telah memberikan segala berkah, hidayah, serta
rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan magang 1 ini dengan
tepat waktu. Shalawat dan salam penulis curahkan kepada junjungan Nabi Muhammad
Saw, keluarga dan para sahabat.
Laporan
ini merupakan pertanggungjawaban penulis selama melaksanakan kegiatan Magang 1
di SD Negeri 03 Ele mulai dari tanggal 02 sampai 30 Agustus. Tujuan laporan
magang ini adalah sebagai pemenuhan tugas mata kuliah Magang 1.
Tersusunnya
laporan ini berkat usaha yang maksimal penulis dan bantuan berbagai pihak yang
telah membantu baik berupa dorongan semangat maupun materil. Pada kesempatan
kali ini penulis ingin menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada
:
1.
Orang tua tercinta, Hj. Nurmah dan H. Muh.
Syamsu Cambi yang telah memberi semangat yang tidak ternilai selama
melaksanakan kegiatan magang.
2.
Ibu Hj. St. Nadrah, S. Pd, selaku Kepala
Sekolah SD Negeri 03 Ele
3.
Ibu
Sulfasyah, S.Pd., M.A., Ph.D, selaku ketua jurusan PGSD.
4.
Bapak
Drs. H.M. Hanis Nur, M.Si. selaku dosen pengampu yang telah banyak membimbing
dan memberikan arahan dalam melaksanakan kegiatan magang.
5.
Bapak
dan Ibu Guru SD Negeri 03 Ele yang telah membantu memberikan informasi kepada Penulis selama melaksanakan kegiatan magang.
6.
Seluruh pihak yang telah membantu dalam
penyelesaian laporan magang ini.
Penulis
menyadari bahwa penulisan laporan ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena
itu, penulis mengharapkan adanya masukan, baik saran maupun kritik yang bersifat
membangun dari semua pihak. Semoga laporan ini dapat bermanfaat khususnya bagi
penulis sendiri dan umumnya bagi pembaca.
Makassar, September 2014
Penulis
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL....................................................................................................... i
LEMBAR PENGESAHAN........................................................................................... ii
LEMBAR PENILAIAN................................................................................................ iii
KATA PENGANTAR................................................................................................... iv
DAFTAR ISI................................................................................................................. vi
BAB I PENDAHULUAN
A. Visi
Misi Sekolah..................................................................................... 1
B. Profil
Sekolah ......................................................................................... 3
BAB II PROSEDUR
PELAKSANAAN
A.
Jumlah Siswa,
Tempat dan Waktu Pelaksanaan....................................... 9
B.
Langkah-langkah
Pengamatan........................................................... .... 10 10
BAB III HASIL PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil
Pelaksanaan ................................................................................... 19
B. Pembahasan ............................................................................................ 22
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan ........................................................................................... 31
B. Saran.................................................................................................. .... 32
|
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Visi
Misi Sekolah
a.
Visi
Unggul
dalam prestasi dengan dasar iman dan taqwa serya nilai budaya kultur daerah
b.
Misi
1.
Meningkatkan kualitas pelayanan
pembelajaran
2.
Mengembangkan pola pembelajaran terpadu
dengan nilai agama, budi pekerti, dan budaya kultur daerah
3.
Meningkatkan profesionalisme tenaga
kependidikan secara berkelanjutan untuk mendukung program keunggulan mutu
4.
Meningkatkan pola kemitraan dengan orang
tua siswa dan masyarakat di sekitar sekolah
B.
Profil
Sekolah
Deskripsi Fisik
Sekolah
1.
Identitas
Sekolah
Nama
Sekolah :
SD Negeri Ele
Nomor
Statistik :
101190601003
Propinsi :
Sulawesi Selatan
Otonomi
Daerah :
TK II
Kecamatan : Tanete Riaja
Desa/Kelurahan : Lompo Tengah
Jalan
dan Nomor :
Poros Pekkae-Soppeng Nomor : -
Kode
Pos : 90762
Telepon :
Kode Wilayah : - Nomor:
-
Daerah :
£Perkotaan
RPedesaan
Status
Sekolah :
RNegeri £Swasta
Kelompok
Sekolah : RInti £Model £Filial £Terbuka
Akreditasi : B
Surat
Keputusan :
Nomor : - Tgl
: -
Penerbit
ditandatangani oleh : -
Tahun
Berdiri : TH 1960
Tahun
Perubahan :
TH : -
Kegiatan
Belajar Mengajar : RPagi £Siang £Pagi
& Siang
Bangunan
Sekolah : RMilik
Sendiri £Bukan
Milik Sendiri
Lokasi
Sekolah :
Pusat Desa
Jarak
ke Pusat Kecamatan : 5 km
Jarak
ke Pusat OTODA : 19 km
Terletak
pada lintasan :£Desa
£Kec. £Kab. RProp
Jumlah
keanggotaan Rayon : …Sekolah
Organisasi
Penyelenggara :RPemerintah
£Yayasan £Org.
Perjalanan / Perubahan
Sekolah : Rehab
Kualisifikasi
Guru
|
No
|
Nama Guru
|
L/P
|
Nip
|
Status
|
Tugas/Jabatan
|
|
1
|
Hj. St. Nadrah. S. Pd
|
P
|
196003231980122004
|
Pegawai Negeri Sipil
|
Kepala Sekolah
|
|
2
|
St. Kartini
|
P
|
195908241980122004
|
Pegawai Negeri Sipil
|
Guru kelas II
|
|
3
|
Hj. Nurmah. S. Pd
|
P
|
196612311992102004
|
Pegawai Negeri Sipil
|
Guru kelas VI
|
|
4
|
Rukniati, S. Pd. SD
|
P
|
197208152001032002
|
Pegawai Negeri Sipil
|
Guru kelas III
|
|
5
|
Munira, S. Pd. SD
|
P
|
198011112005022005
|
Pegawai Negeri Sipil
|
Guru kelas I
|
|
6
|
Hatma, S. Pd, M. Pd
|
P
|
198505272009032008
|
Pegawai Negeri Sipil
|
Guru kelas V
|
|
7
|
Hj. St. Ratnah, S. Pd
|
P
|
195612311991032011
|
Pegawai Negeri Sipil
|
Guru Agama
|
|
8
|
Abd. Azis, S. Pd
|
L
|
196212311983031206
|
Pegawai Negeri Sipil
|
Guru Pendidikan
Jasmani
|
|
9
|
Hj. St. Juderiah
|
P
|
196404141982062002
|
Pegawai Negeri Sipil
|
Guru kelas IV
|
|
10
|
Rahmatia, S. Pd
|
P
|
-
|
Guru Sukarela
|
|
|
11
|
Nurhayati, S. Pdi
|
P
|
-
|
Guru Sukarela
|
|
|
12
|
Rosdianah, S. Pdi
|
P
|
-
|
Guru Sukarela
|
|
|
13
|
Nurlaela, S. Pd. SD
|
P
|
-
|
Guru Sukarela
|
|
|
14
|
Shupiana Pattola
|
P
|
-
|
Guru Sukarela
|
|
|
15
|
Muliani, S. Pd
|
P
|
-
|
Guru Sukarela
|
|
|
16
|
Anwar
|
L
|
-
|
Guru Sukarela
|
Pelayan Sekoah
|
Jumlah Guru dan pegawai di SD Negeri Ele
berjumlah 16 orang, terdiri dari 9 guru
tetap dan 6 guru sukarela dan satu pelayan sekolah yang masih berstatus
sukarela.
2.
Keadaan
Ruangan
Ruangan yang dimiliki SD Negeri Ele
adalah ruang kelas, ruang Kepala Sekolah, ruang
guru, ruang shalat, ruang perspustakaan, ruang UKS, kantin kejujuran,
dapur dan tidak terdapat laboratorium.
|
No
|
Jenis Ruangan
|
Jumlah
|
Ukuran (m2)
|
Keterangan
|
|
1
|
KelasR Kelas
|
6
|
7 x 8
|
Baik
|
|
2
|
Kepala Sekolah
|
1
|
5 x 4
|
Baik
|
|
3
|
Guru
|
1
|
4 x 7
|
Baik
|
|
4
|
Shalat
|
1
|
2 x 4
|
Baik
|
|
5
|
Perpustakaan
|
1
|
4 x 2
|
Baik
|
|
6
|
UKS
|
1
|
3 x 2
|
Baik
|
|
7
|
Kantin kejujuran
|
1
|
5 x 5
|
Perlu rehab
|
|
8
|
Dapur
|
1
|
3 x 5
|
Perlu Rehab
|
|
9
|
Laboratorium
|
-
|
-
|
-
|
3.
Unit
Kegiatan Sekolah
Dalam
pengembangan bakat murid melakukan kegiatan dengan alokasi waktu yang
terorganisir dengan baik. Adapun unit kegiatan siswa yang ada di sekolah ini,
yaitu:
1.
Pramuka
2.
Olahraga
3.
Upacara bendera
Upacara
bendera dilakukan setiap hari senin mulai pukul 7.00 -8.30 yang petugas upacara
biasanya siswa kelas 4 sampai 6 yang bergiliran tiap minggunya.
4.
SKJ (Senam Kesegaran Jasmani)
Kegiatan
SKJ (Senam Kesegaran Jasmani) dilakukan setiap hari sabtu yang diikuti oleh
seluruh warga sekolah yang biasanya dipandu oleh beberapa siswa yang telah
menguasai gerakan senam.
4. Kesenian
(seni tari dan vocal)
BAB
II
PROSEDUR
PELAKSANAAN
A.
Jumlah
Siswa, tempat, dan waktu pelaksanaan
a.
Jumlah
Siswa
Jumlah
siswa di SD Negeri Ele tahun ajaran 2014/2015 adalah 58 orang, dengan rincian
siswa tiap kelas yaitu :
|
Kelas
|
Siswa
|
Jumlah
|
|
|
Laki-laki
|
Perempuan
|
|
|
|
I
|
3
orang
|
2
orang
|
5
orang
|
|
II
|
2
orang
|
3
orang
|
5
orang
|
|
III
|
4
orang
|
5
orang
|
9
orang
|
|
IV
|
4
orang
|
5
orang
|
9
orang
|
|
V
|
10
orang
|
4
orang
|
14
orang
|
|
VI
|
9
orang
|
7
orang
|
16
orang
|
|
Jumlah
keseluruhan siswa
|
58
orang
|
||
b. Tempat
Sesuai dengan ketentuan
yang telah ditetapkan, bahwa kegiatan magang dilaksanakan berdasarkan sekolah
sebelumnya masing-masing yakni salah satu SD Negeri di Daerah Kabupaten Barru.
Nama Sekolah :
SD Negeri Ele
Nomor
Statistik : 101190601003
Alamat
Sekolah : Jl. Poros Pekkae
Soppeng, Dusun Ele
Desa/Kelurahan : Lompo Tengah
Kecamatan : Tanete Riaja
c. Waktu Pelaksanaan
Magang I dilaksanakan
dalam jangka waktu kurang lebih 1 bulan, mulai dari 02 Agustus sampai dengan 30
Agustus 2014 pada libur semester 2 tahun ajaran 2013/2014.
B.
Langkah-langkah
pengamatan
Dalam
pelaksanaan kegiatan Magang 1 ini terdapat prosedur pelaksanaan yang harus
dilaksanakan. Adapun langkah-langkah pengamatan dalam pembuatan laporan adalah :
1. Membawa
surat ke sekolah Sekolah untuk meminta persetujuan Kepala Sekolah sekaligus
membicarakan waktu pelaksanaan magang.
2. Persetujuan
Kepala sekolah ditembuskan kepada Kepala Dinas Kabupaten Barru sebagai
pemberitahuan.
3. Melakukan
kegiatan wawancara dengan kepala sekolah mengenai visi misi sekolah dan profil
sekolah.
4. Melakukan
pengamatan mengenai kualifikasi guru serta keadaan ruangan dan laboratorium di
sekolah.
5. Melakukan
pengamatan terhadap kultur sekolah, proses pembelajaran dan bagaimana peran
serta masyarakat atau komite.
6. Melakukan
pengamatan mengenai program kerja, sistem pembelajaran dan bagaimana
partisipasi masyarakat terhadap sekolah (komite).
7. Melakukan
pengamatan tentang pengelolaan keuangan.
8. Mengamati
proses pembelajaran di kelas.
9. Melakukan
kegiatan wawancara dengan guru wali kelas sasaran pengamatan dalam proses pembelajaran
serta mengambil dokumentasi.
BAB
III
HASIL
PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN
A.
Hasil
Pelaksanaan
I.
Deskripsi
hasil pengamatan langsung Kultur Sekolah
1.
Program Kerja
Adapun program kerja tahunan sekolah SD
Negeri 03 Ele tahun ajaran 2013/2014, yaitu :
Kesiswaan
·
Penambahan peserta didik.
·
Penambahan jumlah siswa penerima bantuan
yang kurang mampu secara ekonomi
·
Pendataan anak usia sekolah dari rumah
ke rumah 7-15 tahun.
·
Bantuan terhadap siswa yang kurang siap
dalam pembelajaran
·
Bimbingan secara khusus diberikan oleh
guru kelas masing-masing
Kurikulum dan Kegiatan Pembelajaran
·
Pembuatan silabus dan rencana
pembelajaran
·
Mengikuti pelatihan guru tentang sistem
penilaian kelas
·
Mengikuti pelatihan guru tentang cara
penyesuaian isi silabus dengan rencana pembelajaran
·
Peningkatan wawasan kepala sekolah
Pendidik
dan Tenaga Kependidikan
·
Peningkatan kualifikasi pendidikan guru
·
Pelatihan guru untuk menguasai materi
pembelajaran
·
Pelaksaan manajemen terbuka
Manajemen
·
Sosialisasi dengan semua anggota komite
sekolah
·
Melibatkan komite dalam kegiatan sekolah
mengenai kegiatan kependidikan
Sarana dan Prasarana
·
Melakukan pengecetan gedung sekolah
·
Pembangunan mushalah
·
Pengadaan buku sebagai pegangan guru
·
Pembelian 1 set computer dan print
Keuangan
dan Pembiayaan
·
Rapat komite dan seluruh wali murid
mengenai penetapan anggaran tambahan sekolah
Budaya
dan Lingkungan Sekolah
·
Mengadakan kegiatan jumat bersih untuk
semua warga sekolah
Peran
Serta Masyarakat dan Kemitraan
·
Mengadakan pelatihan komite sekolah
tentang komite sekolah.
2.
Sistem Pengelolaan Keuangan
Pengelolaan keuangan sekolah adalah
keseluruhan kegiatan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan,
pelaporan, pertanggungjawaban, dan pengawasan keuangan sekolah. Sistem
pengelolaan keuangan sekolah dikelola oleh bendahara yang telah disepakati
sebelumnya. Pengelolaan keuangan yang dikelola oleh bendahara tersebut terdiri
dari dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) maupun dana gratis APBD provinsi
dan dana gratis APBD kabupaten.
3.
Sistem Pembelajaran
Model,
metode dan tehnik pembelajaran
-
Pendekatan kontekstual
-
Pendekatan cooperative learning tipe
STAD
-
Diskusi dengan teman sebangku
-
Tanya jawab
-
Penugasan
4.
Partisipasi Masyarakat terhadap Sekolah
(Komite)
Partisipasi
masyarakat sangat memberikan pengaruh yang besar terhadap pelaksanaan berbagai
kegiatan di sekolah. Khususnya anggota komite
yang banyak berpartisipasi baik dalam pembangunan sekolah maupun dalam kegiatan
sekolah. Komite berperan aktif ketika mengadakan rapat dengan orang tua murid.
Semua kegiatan sekolah baik yang berkaitan dengan siswa maupun tentang
keuangan. Komite sekolah juga berperan dalam penyususnan Rencana Kerja Tahunan
Sekolah SDN 03 Ele yang disusun berdasarkan dokumen perencanaan jangka menengah
4 tahun untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah yang semua program
kegiatan akan dilaksanakan pada tahun ajaran 2013/2014 baik yang bersifat
strategis maupun yang bersifat rutin.
II.
Deskripsi
hasil Pengamatan untuk membangun kompetensi dasar Pedagogik, Kepribadian, dan
Sosial.
1. Kompetensi
Pedagogik
Guru
menjelaskan materi pelajaran secara terperinci, jelas dan cepat sehingga
peserta didik mencapai hasil belajar yang optimal diharapkan agar siswa
memperoleh pengetahuan dan keterampilan
secara utuh. Kegiatan pembelajaran yang mendorong peserta didik mencapai
Pada
kegiatan olahraga guru mengarahkan dan membimbing siswa, bagaimana cara
berbaris yang benar dan rapi serta menjelaskan materi yang berkaitan dengan
kegiatan olahraga dengan meggunakan alat peraga sesuai dengan materi yang
diberikan seperti berbagai permainan bola (bola kaki, bola voli, bola tennis,
dll)
Untuk
mencapai pembelajaran yang mendorong siswa mencapai hasil belajar yang optimal,
guru memberikan bimbingan khusus kepada siswa yang mengalami kesulitan dalam
belajar seperti menanyakan kesulitan apa yang dialami siswa dalam menerima
pembelajaran atau dalam penyelesaian latihan soal dalam kelas. Guru memberikan
penguatan kepada siswa agar semangat dalam belajar bahkan memberikan
pujian agar siswa dapat termotivasi
dalam belajar. Guru juga meminta kepada siswa yang lebih cepat menyelesaikan
latihan dalam kelas agar membantu temannya yang kurang mampu menyelesaikan
latihan dengan tepat waktu.
2. Kompetensi
Kepribadian
Komunikasi
antara kepala sekolah, guru dan siswa terjalin dengan baik. Di dalam lingkungan
sekolah saat berkomunikasi secara lisan warga sekolah terkadang menggunakan
bahasa daerah setempat yaitu bahasa bugis, baik disaat mengajar dalam kelas dan
di luar kelas. Dalam kegiatan belajar mengajar guru menggunakan bahasa daerah
jika siswa masih belum mengerti apabila guru menngunakan bahasa Indonesia.
Berbeda dengan tulisan baik kepala sekolah, guru dan murid menggunakan bahasa
Indonesia yang baik dan benar. Dalam berkomunikasi lisan maupun tulisan warga
sekolah selalu menggunakan bahasa yang santun dan mudah dipahami sehinnga
terjalin hubungan baik di lingkungan sekolah yang saling meghargai. Hubungan
yang baik ini telah membudaya di lingkungan sekolah sehingga terjalin komunikasi yang baik bagi seluruh warga
sekolah dan tamu yang masuk di lingkungan sekolah.
Dalam
proses belajar mengajar senelum memulai pelajaran terlebih dahulu guru selalu
mengingatkan siswa untuk berdoa sebelum belajar. Guru memberikan pertanyaan
kepada siswa secara bergiliran dengan menyebutkan nama satu per satu agar semua siswa dapat berpartisipasi dalam
pembelajaran.
3. Kompetensi
Sosial
Sikap
guru di SDN Ele terlihat antusias dalam memberikan pelajaran pada siswanya
masing-masing sehingga siswa pun bersemangat dalam belajar. Begitupun sikap
guru yang satu dengan guru lainnya terjalin dengan baik, saling mengingatkan
bila terdapat kekurangan baik yang disengaja maupun tidak sengaja. Guru-guru
terlihat kompak di sekolah, terlihat beberapa kesepakatan-kesepakatan yang
membuat kepala sekolah dan guru menjadikan kebiasaan, seperti misalnya membuat
pertemuan rutin di waktu-waktu tertentu baik rapat maupun arisan para guru.
Begitupun dengan pakaian yang dikenakan, warna jilbab yang digunakan guru
seragam dan berbeda setiap harinya sesuai dengan kepakatan sebelumnya.
Berbagai
kegiatan di sekolah juga melibatkan partisipasi orangtua siswa, masyarakat dan
komite sekolah. Jika terdapat guru yang mengalami masalah, guru memanggil
orangtua untuk mencari solusi terhadap masalah atau kesulitan siswa. Orang tua
memberikan penyampaian kepada guru ketika anaknya berhalangan hadir di sekolah,
baik lisan maupun secara tulisan sehingga tidak terjadi kesalahpahaman antara
guru, orang tua dan siswa. Latar belakang pekerjaan orangtua yang berbeda-beda
juga tidak mengurangi interaksi antar orang tua. Mereka berbaur, saling
mendukung dan berkomunikasi dengan baik.
III. Deskripsi hasil pengamatan untuk
memperkuat pemahaman peserta didik
Karakteristik
siswa dalam kelas masing-masing memiliki perbedaan yang mejadikan karakter
siswa menjadi baragam, ini menjadikan guru harus berusaha lebih dalam
memberikan pemahaman kepada peserta didik. Dalam kelas ada siswa yang cepat
dalam memahami pelajaran dan ada juga yang lambat. Inisiatif guru adalah
memberikan pelajaran secara bersamaan, mengulangi jika belum mengerti,
menanyakan apabila ada kesulitan, guru juga memberikan kesempatan anak yang
mudah memahami materi mengajari temannya
yang masih belum mengerti pelajaran yang diberikan. Memberikan model
pembelajaran secara berkelompok agar masing-masing anggota kelompok saling
menguatkan.
IV. Deskripsi hasil pengamatan langsung
proses pembelajaran di kelas
·
Kegiatan Awal
- Memberi
salam
- Mengecek
kesiapan siswa ( berdoa dan mengabsen)
- Menanyakan
materi pembelajaran pada pertemuan sebelumnya
- Menanyakan
tugas yang diberikan, jika ada.
- Menyampaikan
tujuan pembelajaran
·
Kegiatan inti
- Guru
menyampaikan materi
- Menanyakan
kepada siswa hal yang belum dipahami
- Memberikan
pertanyaan yang mengevaluasi pemahaman siswa.
·
Kegiatan akhir
- Memotivasi
anak untuk belajar
- Menyampaikan
pesan – pesan moral
- Menutup
pelajaran
V.
Refleksi
hasil pengamatan proses pembelajaran
Setelah
memberikan pelajaran, guru memberikan latihan soal mengenai materi yang telah
diberikan. Guru memberikan soal latihan 2 sampai 3 nomor dan memberikan waktu
10-15 menit kepada murid untuk menyelesaikannya. Setelah waktu selesai guru
memberikan evaluasi dan membantu siswa yang belum dapat menyelesaikannya. Guru
menjelaskan kembali materi yang dievaluasikan dan menyelesaikan soal secara
bersama-sama dengan teman sampai selesai. Kemudian memberikan tugas pekerjaan
rumah yang di periksa pada tertemuan selanjutnya.
B. Pembahasan
a.
Kultur Sekolah
1.
Program Kerja
Perencanaan kerja sekolah diawali dengan perumusan Visi,
Misi dan Tujuan sekolah berdasarkan profil sekolah oleh tim pengembang sekolah
yang terdiri dari kepala sekolah, pengawas sekolah, guru, komite sekolah dan
tokoh masyarakat. Menurut Gaffar (Murniati, 2008:22). “visi dipandang sebagai
suatu inovasi dalam manajemen strategik, karena baru pada akhir-akhir ini
disadari dan ditemukan bahwa visi itu amat dominan perannya dalam proses
pembuatan keputusan, termasuk dalam pembuatan kebijaksanaan dan penyusunan
strategi”. Visi dan misi SDN 03 Ele disusun bersama oleh
kepala sekolah, guru, dan komite sekolah yang kondisinya mudah di akses dimana
saja.
Sekolah menyusun rencana kerja sekolah satu tahun dan
rencana kerja sekolah empat tahun yang dinyatakan dalam Rencana Kerja dan
Anggaran Sekolah (RKAS) rencana kerja tahunan dijadikan dasar pengelolaan
sekolah yang ditujukan dengan kemandirian, kemitraan, partisipasi, keterbukaan
dan akuntabilitas. Rencana kerja tahunan memuat tentang rencana pengembangan
kurikulum dan pembelajaran, rencana pengembangan pendidik dan tenaga
kependidikan, rencana pengembangan sarana dan prasarana, keuangan dan pembiayaan,
rencana pengembangan kesiswaan, rencana pengembangan budaya dan lingkungan
sekolah, rencana pengembangan partisipasi/peran serta masyarakat dan kemitraan,
serta rencana-rencana kerja lain yang mengarah pada peningkatan mutu pendidikan
seperti pernyataan standar pengelolaan nasional pendidikan.
Adapun Program kerja SDN 03 Ele tercantum dalam Buku
Rencana Kegiatan Sekolah dan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah yang rutin
diperbaharui dan dilaporkan dengan
rutin. Program kerja yang disusun berdasarkan kondisi sekolah demi peningkatan
mutu pendidikan sekolah.
2.
Sistem Pengelolaan Keuangan
Sekolah memiliki kewenangan dalam
pengelolaan dan pengambilan keputusan secara mandiri yang tidak tergantung
kepada birokrasi sentralistik. Kewenangan tersebut sesuai dengan perannya yang
dilandasi oleh Undang-undang No. 22 tahun 1999 untuk mengatur dan menampung
aspirasi kepentingan masyarakat untuk turut serta melakukan kontrol dan
pembinaan terhadap sekolah. Pada hakikatnya upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan
kinerja sekolah dalam pencapaian tujuan-tujuan pendidikan baik tujuan nasional
maupun lokal institusional. Sistem pengelolaan keuangan sekolah dikelola oleh
bendahara sekolah yang telah disepakati sebelunnya. Bendahara sekolah wajib
menyelenggarakan penatausahaan terhadap seluruh penerimaan dan penyetoran atas
penerimaan yang menjadi tanggung jawabnya. Pengelolaan keuangan yang dikelola
oleh bendahara tersebut terdiri dari dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah)
maupun dana gratis APBD.
3.
Sistem Pembelajaran
Model,
metode dan tehnik pembelajaran
-
Pendekatan kontekstual
-
Pendekatan cooperative learning tipe
STAD
-
Diskusi dengan teman sebangku
-
Tanya jawab
-
Penugasan
4.
Partisipasi Masyarakat (Komite Sekolah)
Dalam
proses pendidikan ada tiga lingkungan penting yang sangat berpengaruh, yaitu
keluarga, sekolah, dan masyarakat. Mestinya ketiganya saling mendukung,ada
kesepakatan dan komitmen ke mana anak akan dibawa atau dikembangkan. Mereka
mestinya turut merumuskan visi dan misi
sekolah, dan bertekad untuk bersama-sama merealisasikannya demi masa depan
anak-anak mereka. Pembentukan Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah tidak
terlepas dari upaya mensinergikan dukungan dan peran serta masyarakat baik yang
terdiri dari perorangan, kelompok, tokoh masyarakat, dan lainnya untuk
bersama-sama sekolah mengusahakan tercapainya peningkatan mutu, pemerataan dan
efisiensi pengelolaan pendidikan secara demokratis dan accountable dalam rangka
tujuan pendidikan nasional.
Masyarakat
bukan hanya dimintai dukungan dana, tetapi juga diberikan kesempatan untuk
terlibat di dalam kebijakan penyelenggaraan pada satuan pendidikan dan
pengendalian mutu pendidikan. Masyarakat juga dilibatkan dalam pengawasan
pendidikan, termasuk Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah.
Masyarakat
Indonesia menginginkan perlunya demokratisasi di bidang pendidikan,
transparansi, akuntabilitas dalam penyelengaraannya, dan peran serta masyarakat
yang lebih luas, Depdiknas melalui Kepmendiknas No. 044/UI2002 telah
mencanagkan pembentukan Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah di seluruh
Indonesia. Dewan Pendidikan berperan sebagai berikut:
1.
Pemberi pertimbangan dalam penentuan dan
pelaksanaan kebijakan pendidikan.
2.
Pendukung, baik yang berwujud finansial,
pemikiran maupun tenaga dalam penyelenggaraan pendidikan.
3.
Pengontrol dalam rangka transparansi dan
akuntabilitas penyelenggaraan dan keluaran pendidikan.
4.
Mediator antara pemerintah (eksekutif)
dan Dewan Perwakakilan Rakyat Daerah (DPRD) dengan masyarakat (Kepmendiknas
nomor: 044/U/2002).
Komite Sekolah adalah badan mandiri yang
mewadahi peran serta masyarakat dalam rangka meningkatkan mutu, pemerataan, dan
efisiensi pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan, baik pada pendidikan pra
sekolah, jalur pendidikan sekolah maupun jalur pendidikan di luar sekolah
(Kepmendiknas nomor: 044/U/2002).
Peran Komite Sekolah dalam
meningkatkan mutu pendidikan perlu mendapat dukungan dari seluruh komponen
pendidikan, baik guru, Kepala Sekolah, siswa, orang tua/wali murid, masyarakat,
dan institusi pendidikan. Oleh karena itu perlu kerjasama dan koordinasi yang
erat di antara komponen pendidikan tersebut sehingga upaya peningkatan mutu
pendidikan yang dilaksanakan dapat efektif dan efisien, maka dari itu
keberhasilan pendidikan yang mengacu pada prestasi yang dicapai sekolah
dipengaruhi oleh peranan Dewan Pedidikan dan Komite Sekolah.
b.
Kompetensi Dasar Pedagogik, Kepribadian
dan Sosial
1. Kompetensi
Dasar Pedagogik
Dalam bidang pendidikan, khususnya
yang diperuntukkan bagi guru, Kompetensi pedagogik adalah keterampilan atau
kemampuan yang harus dikuasai seorang guru dalam melihat karakteristik siswa
dari berbagai aspek kehidupan, baik itu moral, emosional, maupun
intelektualnya. Implikasi dari kemampuan ini tentunya dapat terlihat dari
kemampuan guru dalam menguasai priinsip-prinsip belajar, mulai dari teori
belajarnya hingga penguasaan bahan ajar.
Berdasarkan Peraturan Menteri
Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2007 Tentang Standar
Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru, lebih rinci dijelaskan apa saja yang
harus dimiliki dan dikuasai oleh guru terkait dengan Kompetensi Pedagogik.
1)
Menguasai
karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial,
kultural, emosional, dan intelektual.
2)
Menguasai
teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.
3)
Mengembangkan
kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu/diajarkan.
4)
Menyelenggarakan
pembelajaran yang mendidik.
5)
Memanfaatkan
teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran.
6)
Memfasilitasi
pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi
yang dimiliki.
7)
Berkomunikasi
secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik.
8)
Menyelenggarakan
penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.
9)
Memanfaatkan
hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran.
10)
Melakukan
tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran.
Dengan dikuasainya kompetensi
pedagogik oleh guru, diharapkan guru dapat memahami siswa dan melaksanakan
kegiatan pembelajaran sesuai dengan peraturan yang berlaku dan sesuai dengan
kebutuhan siswa. Sehingga siswa dapat menerima pelajaran dengan lebih baik dan
lebih menyenangkan.
2. Kompetensi
Dasar Kepribadian
Kompetensi
kepribadian merupakan salah satu jenis kompetensi yang perlu dikuasai guru,
selain 3 jenis kompetensi lainnya: sosial, pedagogik, dan profesional. Dalam
Penjelasan Peraturan Pemerintah No 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan disebutkan bahwa kompetensi kepribadian guru yaitu kemampuan
kepribadian yang: (1) mantap; (2) stabil; (3) dewasa; (4) arif dan bijaksana;
(5) berwibawa; (6) berakhlak mulia; (7) menjadi teladan bagi peserta didik dan
masyarakat; (8) mengevaluasi kinerja sendiri; dan (9) mengembangkan diri secara
berkelanjutan. Guru adalah pendidik profesional yang bertugas untuk
mengembangkan kepribadian siswa atau sekarang lebih dikenal dengan karakter
siswa.
Penguasaan
kompetensi kepribadian yang memadai dari seorang guru akan sangat membantu
upaya pengembangan karakter siswa. Dengan menampilkan sebagai sosok yang bisa
di-gugu dipercaya dan ditiru, secara psikologis anak cenderung akan merasa
yakin dengan apa yang sedang dibelajarkan gurunya.
3. Kompetensi
Dasar Sosial
Keberhasilan
proses belajar peserta didik sangat ditentukan oleh kompetensi sosial guru. Hal
ini dikarenakan guru sebagai pemimpin pembelajaran, sebagai fasilitator dan
sekaligus juga pusat inisiatif pembelajaran. Untuk itu guru harus selalu
mengembangkan kemampuan dirinya. Soerang guru perlu mempunyai standar profesi
dengan menguasai materi dan strategi pembelajaran. Selain itu, guru juga harus
mampu mendorong siswanya untuk belajar dengan sungguh-sungguh.
Guru
adalah faktor yang penting dan sangat dominan didalam pendidikan formal pada
umumnya. Hal tersebut karena guru sering dijadikan tokoh teladan bagi peserta
didik, bahkan guru menjadi tokoh identifikasi diri. Karena berbagai faktor
itulah maka guru seharusnya memiliki perilaku kompetensi yang memadai untuk
mengembangkan siswa secara utuh, sesuai dengan tujuan pendidikan.
Sesuai yang diatur dalam
undang-undang dimana salah satu kewajiban dari guru adalah memberi teladan
serta menjaga nama baik profesi, lembaga dan kedudukan sesuai dengan
kepercayaan yang dia terima. Dalam kegiatan belajar ini kompetensi guru
berkaitan erat dengan kemampuan dalam bekomunikasi dengan masyarakat, baik
masyarakat di sekitar sekolah maupun masyarakat di tempat guru tinggal. Peranan
dan cara guru berkomunikasi dalam kehidupan bermasyarakat diharapkan mempunyai
karakteristik tersendiri yang sedikit berbeda dengan mereka yang bukan guru.
Guru mengemban misi kemanusiaan.
Guru harus bisa berkomunikasi dengan
baik. Baik komunikasi secara lisan atau tulisan, dan isyarat dengan memakai
teknologi komunikasi dan informasi. Guru harus bisa bergaul secara efektif baik
dengan siswa maupun dengan sesama pendidik, wali atau orang tua murid dan
bergaul secara santun dengan masyarakat sekitarnya. Bisa diartikan bahwa
kompetensi sosial guru mempunyai arti sebagai kompetensi yang berhubungan
dengan kemampuan untuk bersosialisasi dengan orang lain di dalam kehidupan bermasyarakat.
c.
Pemahaman Peserta Didik
Mutu pendidikan sedikit banyak
bergantung pada keadaan gurunya. Guru adalah faktor penentu keberhasilan
belajar di samping alat, fasilitas, sarana, dan kemampuan siswa itu sendiri,
termasuk partisipasi orang tua dan masyarakat. Menyangkut faktor guru, banyak
keterampilan yang harus dimilikinya, harus dikuasainya dengan baik agar proses
pendidikannya menjadi penuh bermakna dan selalu relevan dengan tujuan dan bahan
ajarannya.
Penguasaan materi menjadi landasan
pokok seorang guru untuk keterampilan mengajar. Penguasaan materi/bahan ajar
dapat dibentuk dengan membaca buku – buku pelajaran. Selain itu diperlukan
keterampilan dasar mengajar yang mesti dimiliki oleh setiap guru. Keterampilan
dasar tersebut diantaranya keterampilan bertanya, sebagai keterampilan yang
mengajak anak memberikan umpan balik atas apa yang telah diberikan guru.
Keterampilan memberi penguatan yakni respon terhadap suatu tingkah laku yang
dapat meningkatkan kemungkinan berulangnya kembali tingkah laku sebagai
dorongan bagi siswa untuk meningkatkan perhatiannya. Guru juga diharapkan meggunakan
model pembelajaran yang tidak monoton karena karakter anak yang dihadapi
berbeda-beda dalam satu kelas.
d.
Proses Pembelajaran di Kelas
·
Kegiatan Awal
Dalam
tahap awal diperlukan kesiapan pembelajaran baik kesiapan guru dan kesiapan
siswa dalam proses belajar-mengajar. Selain itu harus diperhatikan pula
bagaimana penyusunan rancangan kegiatan belajar-mengajar, baik itu yang
berkaitan dengan tujuan, metode, media, sumber, evaluasi dan kegiatan belajar
siswa itu sendiri.
·
Kegiatan inti
Kegiatan inti merupakan tahap inti dlam
proses pembelajaran. Oleh karena itu pada kegiatan inti guru perlu
mengaplikasikan metodologi dan pendekatan secara tepat yang berorientasi kepada
tujuan pembelajaran. Suasana belajar yang menyenangkan dan dinamis haruslah
tercipta dalam setiap proses pembelajaran sehingga para siswa merasa nyaman dan
diharapkan siswa dapat meraih kesuksesan belajar. Kesuksesan belajar siswa
dapat dilihat dari hasil evaluasi yang diberikan. Evaluasi bertujuan untuk
mengukur hasil belajar siswa dan sejauh mana taraf keberhasilan proses
pembelajaran.
·
Kegiatan akhir
Pada tahap akhir guru memberikan motivasi
belajar kepada siswa agar mengulangi pelajaran di rumah ataupun mengerjakan
tugas pekerjaan rumah kemudian menutup pelajaran.
e.
Refleksi Hasil Pembelajaran di Kelas
Refleksi hasil belajar berupa evaluasi
hasil belajar. Evaluasi pembelajaran dan penilaian pembelajaran dilakukan oleh
guru berupa: Penentuan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), tugas-tugas, ulangan
harian dilakukan apabila satu kompetensi dasar telah selesai diajarkan, ulangan
tengah semester, ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan kelas dan
kelulusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan ulangan harian tidak
dapat terlaksana seluruhnya sesuai dengan waktu atau jadwal yang telah
ditentukan oleh guru kelas atau guru mata pelajaran karena waktu yang telah
dipersiapkan terserap pada kegiatan pembelajaran. Hasil penilaian dilaporkan
kepada orang tua siswa melalui lembar hasil belajar siswa (Rapor) pada akhir
semester ganjil dan akhir semester genap. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional
Nomor 20 (2007: 2 ) menyatakan bahwa: “Penilaian
hasil belajar oleh pendidik dilakukan secara berkesinambungan, bertujuan untuk
memantau proses dan kemajuan belajar peserta didik serta untuk meningkatkan efektivitas kegiatan
pembelajaran”.
BAB IV
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari
kegiatan Magang 1 yang di laksanakan di SDN 03 Ele selama kurang lebih satu
bulan, dapat saya simpulkan bahwa proses belajar mengajar cukup baik. Kepala
sekolah dan guru berantusias dalam menjalankan tugas masing-masing. Kelengkapan
administrasi sekolah yang di atur dengan baik, lingkungan sekolah yang indah
dan tertata dengan rapi membuat nyaman kegiatan belajar mengajar.
Setelah
melaksanakan kegiatan magang ini, saya mendapatkan pengetahuan yang lebih mengenai
situasi dan kondisi lingkungan Sekolah Dasar, cara menghadapi berbagai masalah
yang terjadi dalam kelas, dan lain sebagainya. Maka dari itu saya berharap
semoga hasil dari kegiatan Magang 1 ini dapat berguna bagi saya dan teman-teman
ketika berada di lingkunngan masyarakat nantinya
B. Saran
Dari hasil kegiatan magang yang telah dilaksanakan,
beberapa saran yang dapat saya berikan yaitu :
1.
Perlunya kelengkapan sarana dan
prasarana yang masih kurang agar dapat mendukung segala kegiatan di sekolah.
2.
Mengoptimalkan pemanfaatan UKS dan
perpustakaan yang jarang dipergunakan.
DAFTAR
PUSTAKA
Asmoni. http://asmoni.wordpress.com/implementasi-dana-bantuan-operasional-sekolah-bos-terhadap-peningkatan-mutu-sekolah/
[Artikel di akses pada Minggu, 24 Agustus 2014]
Eriyani, Elfa.
2012. Kompetensi Guru. http://elfa43eriyani.wordpress.com/2012/12/23/kompetensi-guru/
[Artikel diterbitkan pada 23 Desember 2013 dan diakses pada hari Minggu, 24
Agustus 2014]
Hernawan,
Asep Herry. 2008. Pengembangan Kurikulum
dan Pembelajaran. Jakarta: Universitas Terbuka
http://viapurwawisesasiregar.blogspot.com/2014/03/makalah-tentang-kompetensi-paedagofik.html
[Artikel diterbitkan pada jumat, 07 Maret 2014 dan diakses pada Minggu, 24
Agustus 2014]
http://www.edyutomo.com/pendidikan/peran-komite-sekolah
[Artikel di akses pada Minggu, 24 Agustus 2014]
Program
Magang 1. 2013. Buku Panduan Magang 1. FKIP
Universitas Muhammadiyah Makassar.
Umaedi.
2011. Manajemen Berbasis Sekolah. Jakarta:
Universitas Terbuka.
Wardani. 2007. Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM).
Jakarta: Universitas Terbuka
Langganan:
Komentar (Atom)

